tuhan mengigau.
ia mengigau waktu yang berhenti di masa yang jauh. tentang sebuah dunia yang aneh. tentang manusia. tentang awal dari segala kebosanan yang ada.
ia telah menciptakan banyak hal. tapi ia masih tetap saja bosan. pada akhirnya, suatu ketika di mana ia sedang melamun dan memandang kejauhan, terbesit keinginan untuk membuat sebuah cerita yang hanya dirinya yang tahu. selama ini, memang hanya dia sendirilah yang tahu mengenai segala sesuatu yang telah ia ciptakan dan musnahkan. setelah berbagai macam bentuk percobaan; dari para malaikat yang patuh hingga sang putra fajar yang ia berikan kecerdasan untuk dapat berbincang dan berbagi sesuatu dengannya agar tidak bosan, dan berbagai jenis makhluk hidup yang datang, yang bagai tak berarti dan hanya sekedar penggembira singkat akan dunia yang ia bangun. menurutnya, sebuah surga yang terlalu tentram dan tak menghibur itu sangatlah mengerikan. ia pun merancang sebuah dongeng untuk dirinya sendiri.
ia menciptakan manusia pertama. lalu ia tanamkan benih kebencian terhadap sang putra fajar yang dikagumi oleh para penghuni surga. setelah menimbang, manusia, apa yang ia ciptakan itu, terlalu baik dan sangat mirip dengan malaikat yang selama ini ia buat. ia pun berpikir sejenak. lalu muncullah gagasan akan pendamping hidup yang berbeda dari manusia pertama yang telah ia buat.
di sinilah, ia akan bentangkan cerita yang ia temukan, yang baginya akan cukup bisa menghiburnya. ia akan menciptakan berbagai macam pelengkap dari tiga makhluk yang akan menjadi tokoh-tokoh utama dalam dongengnya. ia tak sabar untuk melihat hasil dari apa yang ia buat. dongeng ini akan menjadi cerita yang akan sangat menghiburnya dalam waktu yang cukup lama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar